Tor tor toba

Kesenian Toba

Seni Tari

Tor tor toba

Tor tor toba

Tari Tortor menjadi salah satu kesenian yang paling menonjol dalam kebudayaan masyarakat Batak Toba. Manortor (menari, bahasa Batak Toba) merupakan lambang bentuk syukur kepada Mulajadi na Bolon, dewa pencipta alam semesta, dan rasa hormat kepada hula-hula dalam konsep kekeluargaan mereka. Oleh karena itu, tari ini biasanya dilakukan dalam upacara ritual, ataupun dalam upacara adat, seperti acara pernikahan.

Seni Musik

musik toba

musik toba

Dalam kebudayaan masyarakat Batak Toba, alat musik juga menjadi bagian utama dalam pelaksanaan upacara ritual dan upacara adat. Dua jenis ansambel musik, gondang sabangunan dan gondang hasapi, merupakan alat musik tradisional yang paling sering dimainkan. Menurut mitologi etnik Batak Toba, kedua alat musik tersebut merupakan milik Mulajadi na Bolon, sehingga harus dimainkan untuk menyampaikan permohonan kepada sang dewa.

Seni Kerajinan

Martonun

Martonun

Martonun, atau menenun, merupakan keterampilan dalam membuat kais ulos dengan alat tenun tradisional. Martonun adalah salah satu seni kerajinan dalam tradisi adat Batak Toba yang hingga saat ini masih bisa dijumpai di pedalaman Pulau Samosir dan daerah-daerah lainnya di sekitar Danau Toba. Biasanya kegiatan martonun dilakukan oleh kaum wanita di depan rumah mereka.

Seni rupa

Patung Sigale-gale

Patung Sigale-gale

Seni pahat dan seni patung menjadi keterampilan utama dalam seni rupa tradisional masyarakat Batak Toba. Ukiran-ukiran yang terdapat gorga (ornamen rumah adat) menjadi bukti keindahan dari seni pahat masyarakat Batak Toba. Sedangkan seni patung bisa dilihat dari banyaknya peralatan tradisional, seperti sior dan hujur (panah), losung gaja (lesung besar), serta parpagaran dan sigale-gale (alat untuk memanggil kekuatan gaib).

Comments are closed.